Top Speed

image

Balik lagi sob buat bahas serba-serbi dunia otomotif… Cepat… Lebih cepat… Sangat cepat… Itu sebenarnya relatif ya sob. Ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Tapi bicara soal kecepatan, pasti para pemilik tunggangan suka gatel dan rasa ingin taunya alias penasaran untuk tau kecepatan puncak alias topspeed tunggangannya. Wajar sih, terkadang beberapa orang berfikir topspeed adalah segalanya.
Sempet ane baca beberapa komen di blog blog ternama mengatakan kira kira seperti ini : “bebek 100cc bisa 100kpj, harusnya moge 1000cc bisa 1000kpj dong”. Ane cuma bisa nyengir bacanya. Mau ngeladenin kok malah nanti ikut kaya yang gila. Bicara soal top speed tentu kapasitas mesin ga selalu equal dengan speednya dong. Tergantung sama karakteristik tipe mesin itu sendiri diciptakan. Ada motor cc besar tapi topspeednya seadanya, tapi limpahan tenaganya merata di putaran bawah menengah. Tapi ada juga motor dengan cc kecil tapi bisa mencapai topspeed diatas 120kpj. Tapi ya tentu saja dengan jarak dan waktu yang sedikit lebih lama. Jadi top speed tergantung dengan apa? Dengan final rasio mesin itu sendiri, karakternya lebih ke arah mana. Ok bisa dianalogikan seperti ini. Mesin dengan cc sama belum tentu punya topspeed sama contoh NMP dan Versa. Basic mesin dan kapasitas sama. Tapi karakter beda jauh… Versa didesign untuk bekerja keras jadi lebih torqy. Topspeed mungkin ga bisa dinikmati seperti membejek NMP tapi untuk maen bawah versa jagonya….
Bicara lagi tentang topspeed. Akhir akhir ini lagi musim tuh ngebut cuma buat tau topspeed tunggangannya. Bahkan ada yang menyempatkan diri untuk memgambil gambar speedometer saat berkecepatan tinggi kemudia diposting ke sosial media. Entah hanya sekedar penasaran, mau unjuk gigi, atau memang speed freak. Tapi jujur ane bilang itu cuma sebuah kekonyolan yang bisa berakibat fatal. Kekonyolan hanya untuk sebuah eksistensi dan pengakuan. Jujur dulu ane juga suka penasaran. Top speed ane nyoba ninja 2tak cuma berani bejek sampe 140kpj on speedo, itu pun hati sudah tidak memberikan untuk membejek lebih dalam lagi karena hempasan angin dan suara gemuruh mesin ditemani suara angin yang menabrak helm yang cukup terasa. Padahal sisa gigi dan gas masih ada bahkan banyak. Maklum faktor U berpengaruh saat ini. Saat melihat speedo meter nyentuh 3digit langsung bersiap turunkan gas Hehehe.
Last, Top speed penting ga sob buat kalian? Atau lebih milih torsi besar buat kerja keras layaknya mesin motor garuk tanah? Atau cuma sekedar asal maju yang penting sampe tujuan?(*kaya ane).

any advice????

Iklan

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di accident, adventure, motor, opini pribadi, safety dan tag , , , , , , , , , . Tandai permalink.

98 Balasan ke Top Speed

  1. Duinnn berkata:

    pertamax racing, top speed hanya angka menurut saya jadi tidak perlu, tetapi cepat itu kadang dibutuhkan jadi speed penting tapi top nya kurang penting.

    Suka

  2. jengky berkata:

    yaah gas poll ato santai toh nyampe tujuan waktunya g terpaut jauh.

    Suka

  3. Aa Ikhwan berkata:

    kl yg buat balapan resmi perlu…kl buat di jalanan engga deh 😀
    tapi duluuu pernah ane test topspeed saat ada beberapa perubahan di motor, tapi gak bangga malah ngeri 😀

    Suka

  4. pernah seh ngetest top speed… on spido 135kpj. masih mw nambah. tapi itu dulu waktu jalanan masih sepi.

    kalo sekarang maennya di 50-70kpj. nyante wae lah…
    tapi menurut gw top speed gak begitu penting, yang penting pencapaian waktu untuk meraih top speed yang lebih penting. contoh(misalnya).

    1. Ninja 250 top speed 160kpj trek 1.5km.
    2. Tornado GS top speed 130kpj tapi 0-100 cuma 1.5 detik.

    disini gw yakin tornado GS bisa ngepretin Ninja 250 di lamer ke lamer berikutnya.

    Suka

  5. mottobiker berkata:

    yg kadang agak aneh itu klaim topspeed ninja 250 yg katanya bisa 180kpj (mungkin udah di upgrade) ntahlah dia melihat topspeed hanya dari speedo asli atau gps,, klo dari speedo asli saya masih percaya coz penyimpangannya pasti besar, jadi kecepatan real paling 160 an,, klo di gps kecepatannya segitu 180 saya baru ga percaya,, kecepatan segitu nyaris mendekati kecepatan 650cc 2 silinder,, soal topspeed sih jg kadang byk variabel yaa,,

    Suka

  6. orong-orong berkata:

    tergantung daerahnya, kalau macet mending torsi kalau lengang mending topspeed
    http://sarikurnia980.wordpress.com/2013/10/10/kawasaki-klr-650-2013/

    Suka

  7. adi berkata:

    asal laju yg penting selamat, tepat waktu sampai tujuan, bandel, minim perawatan, kuat ditanjakan dan di berbagai kondisi jalan, wkwkwk

    Suka

  8. KenunK berkata:

    Jujur, klw liat jalanan yg lengang & mulus ane masih sering ngejar top speed..tp klw kondisi jalan ramai ya santai wae lah, mw dikepretin bebek/matik jg iklhas aja..hehe 😀

    http://kenunk.wordpress.com/2013/10/09/review-oli-bm1-di-new-vixion/

    Suka

  9. Oktatigan32 berkata:

    kata warung sebelah
    “KLO MAU PELAN, JANGAN PAKE MOTOR KENCANG..”
    XIXIXI..

    Suka

  10. OcehAan berkata:

    kata buguru : “semakin cepat, semakin rawan kecelakaan.”
    http://vegalovers.wordpress.com/2013/10/10/guruku-yang-cantik-menyapa/

    Suka

  11. Kobayogas berkata:

    Gak terlalu penting sih top speed buat saya, mirip sama om Roy lah, yang penting seberapa cepat kecepatan 100 atau 130 di raih…mau kata 15- nyampe tapi diraih lama ya buat apa juga, lagi asik mencapai 120km/jam tau2 disusul dengan cepat apa gak ngenes juga kekeke..

    Semalam pulang dari kantor jam 11an, jalanan sudah agak kosong, dapat 137km/jam (saat dilirik sesaat, iyalah cukup sesaat, kalo dipelototin apa gak konyol tau2 ada mobil di depan hehe). Mulainya persis setelah lampu merah bypass (yang ke kanan ke kali malang, lurus ke arah rawamangun). dapat kecepatan segitu justru saat mulai mendekati lamer Kebon Nanas, begitu dapat, langsung di rem lagi, karena ada taksi ngerem menuju lamer.. Cuma memang berasa kenceng (cepat) banget dapetnya, adrenalinnya naik disitu hehe…intinya, gak bisa liat jalan kosong :p

    Suka

  12. Mase berkata:

    jangan ngbut om bahaya….

    Suka

  13. Mas Sayur berkata:

    jujur aja…kadang saya juga ada rasa kepengin ngebut…tapi nggak jadi…ingat keluarga…lagian mau ngebut di mana…??
    80 kpj bagi saya sdh sangat-sangat ngebut.. 😉

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.