Apa Susahnya Tekan Rem???

image

Perhatikan saat lampu kuning menjelang merah. Mayoritas pengendara motor seolah malas untuk menekan remnya, bahkan saat lampu merah baru saja menyala mereka malah sebaliknya menambah kecepatan. Bahaya? Sudah pasti. Tapi begitulah keadaan lalulintas di negeri kita ini. Bayangkan apabila sampai terjadi kecelakaan dengan pengendara lain dari sisi yang lampunya sudah menyala hijau???
image

Kemudian saat melihat yang melintas atau menyebrang. Mayoritas rider dan driver di Indonesia lebih suka menekan klakson dari pada menekan tuas rem. Sebagai contoh kejadian pagi ini, saat ane nyebrang bersamaan dengan sebuah matic 110cc. Jarak sang mobil estimasi 100m saat ane masuk jalur. Kenyataan yang terjadi sang Innova malah ngegas dan membunyikan klakson berkali kali. Saat ane masih berada ditengah jalan. Padahal sat yang bersamaan ada pejalan kaki yang hendak menyebrang ke arah pabrik tempatnya bekerja. Emosi? Jelas ane sempat terbawa emosi dengan mengacungkan jari tengah. Dan hasilnya driver tersebut menekan klakson bertubi-tubi. Apakah setergesa-gesa itu hingga waktu yang tidak sampai satu menit saja bedanya harus mempertaruhkan keselamatan pengguna jalan lain? Apakah itu sudah jadi hal biasa untuk tidak mengindahkan pengguna jalan lainnya? Sopan santun berkendara apa tidak dibutuhkan? Atau dengan bawa mobil atau motor bisa lebih arogan di jalan? APA SIH SUSAHNYA MENEKAN REM?????

any advice????

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di accident, mobil, motor, safety dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

55 Balasan ke Apa Susahnya Tekan Rem???

  1. wongndeso94 berkata:

    Ane sering di lamer kalo berhenti dari jauh udah tengok spion sambil tangan buka tutup telapak sbg isyarat

    Suka

  2. sabdho guparman berkata:

    rata-rata pengguna jalan terutama dijabotabek sudah pada capek dan stress dijalan karena macet akibatnya ya pada ngawur kelakuanya

    keep brotherhood,
    salam,

    Suka

  3. jari tengah obat mujarab. kalo di tabrak dari belakang hal paling sederhana lempar batu kerikil ke kaca depannya. kalo masih nyolot n nabrak ampe kita jatuh. ya ambil batu disaku jaket sebelahnya dan pecahkan kaca depannya.

    it works…

    😉

    Suka

  4. megalodon150 berkata:

    lebih baik kehilangan waktu bebrapa detik untuk menunggu lamer, daripada kehilangan nyawa selamanya

    http://megalodon150.wordpress.com/2013/10/30/realita-di-lapangan-sebagian-klub-motor-menurut-mgln_blog/

    Suka

  5. Sigit berkata:

    itulah, katanya orang indonesia itu toleran
    tp kenyataannya kalo dah di jalan raya, ego nomor satu…
    gak semua sih, tp kebanyakan yg sy liat gitu..

    Suka

  6. byrezki berkata:

    Udah di ujung tanduk om :mrgreen:

    Suka

  7. lexyleksono berkata:

    Takut kanvas remnya cepat habis hahaha… Di jabodetabek sepertinya semua orang terburu-buru di jalan, penginnya cepat2 melulu.

    Suka

  8. capung2 berkata:

    Begitulah keunikan anak bngsa di negri ini.. pada sarap.. he2x

    Suka

  9. masshar2000 berkata:

    wah…bener nih..kebanyakan pada gitu..malah lampu kuning yg harusnya mengurangi kecepatan…malah tambah gas keburu merah…
    http://masshar2000.wordpress.com/2013/10/30/penipuan-online-hati-hati-orang-yang-satu-ini/#

    Suka

  10. Mase berkata:

    miris memang kalo sudah dijalan om….semua pengen menang sendiri….

    Suka

  11. brigade jalan raya berkata:

    ada ibu hamil mungkin. alasan 🙂

    Suka

  12. Kobayogas berkata:

    Lebih baik tancap gasssss wkwkwk…

    Suka

  13. Kobayogas berkata:

    Gak deng, saya tancap gas kalau kuningnya masih lama.(asumsi hapal.trek karena dilewati tiap hari)…
    Kemaren malem hampir bikin dua abege cewe awarahum…dah tau sisi dia masih merah, sisi gw dah ijo, ya sisi gw dkk (pemakai kendaraan lainnya) jalan donk, setengah jalan abege boncengan cewe maen nyelonong aja, klakson panjaaaangg (rasain itu bunyi klakson FER gw) diiringin vokal grup klakson belakang…
    Reflek kaki kanan diangkat (diarahkan ke tu motor tepatnya)…iihhh untung gak kena tuh motor, lagi mau masuk gigi 2 mangkaning…pas lagi enak2nya ngegas kan….sakit jiwa…
    Kalo kena gw juga yg paling rugi 😀

    Suka

  14. Mas Sayur berkata:

    sering banget ngelihat kejadian seperti itu… dan biasanya iikuti oleh pengendara di belkangnya 🙂

    http://indomototalk.com/2013/10/30/di-jayapurahonda-cb-150-r-jadi-unggulan-tenaneeee/

    Suka

  15. dido van owek berkata:

    eman kampas.kayak’e iku om 😀

    jenogoro sukses

    asseeekk

    Suka

  16. Kurniawan berkata:

    Kenyataannya memang seperti itu sangat banyak para Riders yg menerobos lampu merah dan tidak pernah mau disalahkan. Lain halnya dgn Drivers kebanyakan berhenti apabila lampu sudah merah dan gak mau nerobos. Nahh klo sudah spt ini banyak alasan2 para Riders apabila nerobos dgn alasan krn motor dimensi kecil lah, buru2 lah, dll Dr sisi ini saja sudah jelas mayoritas pelanggaran terbanyak adalah Riders tp mana pernah mau disalahkan, wajar saja apabila para Riders sudah pasti TIDAK MUNGKIN BISA TERTIB RAPI DAN SOPAN DI JALAN SEPERTI DRIVERS (REALITA).

    Suka

  17. Dedi Suryana berkata:

    betul.. perpindahan dari Lampu Kuning ke Merah memang saat-saat rawan terjadinya kecelakaan. ada yg dengan sengaja mutar gas lebih dalam supaya bisa lewat dari LaMer dengan berbagai alasan -..-”

    padahal, nunggu di LaMer selama 30 – 180 detik itukan lumayan, contohnya untuk: ngupil, ngulet, ngecek henpon, atau bahkan ngelirik kanan-kiri 😀

    Suka

  18. ekomoker berkata:

    kalo jarak lamer yg lampunya kuning agak jauh sich ane pasti turun kecepatan sambil nurunin kaki mas …….lha kalo lamernya aja tinggal setengah meter trus kuning ya terus….masak dg kecepatan 60 dipaksa berhenti dg jarak setengah meter…..iso ngesot dan gedubrak ane

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.