Dilema Tuntutan Moge Masuk Jalan Toll…..

moge-bodong-kabur-saat-ditilangmacantua.com- Moge alias motor gede memang menjadi hobi yang masih sangat mahal. Tentu saja akibat mahalnya ini moge menjadikan motor besar alias motor gede memberi arti khusus dalam status sosial seseorang. Kita tengok saja di beberapa perkumpulan alias klub motor motor berkubikasi besar ini pasti diisi oleh orang orang yang berada. Dan Informasi terakhir Klub Klub Besar mendeklarasikan untuk menuntut dan meminta ijin agar Moge alias motor gede ini bisa masuk Toll.

Pernyataannya dikutip seperti ini :

  1. sudah saatnya moge 400 cc ke atas bisa masuk tol. Sebab, hanya di Indonesia yang sampai saat ini melarang motor masuk jalan tol
  2. Pengguna motor besar udah saatnya memanfaatkan hal itu. Kita bayar pajak kok. Kami punya hak juga di sini, kami juga bayar pajak. Karena hanya di negara kita yang roda dua engga boleh masuk jalan tol,”
  3. Kenapa kami meminta hak kami? Sudah crowded, sudah banyak kecelakaan di jalan biasa, sudah enggak bisa dihindari. Karena di negara kita disiplin sangat rendah. Saya ini sudah keliling dunia naik motor. Kita malu sama negara lain,”
  4. Bisa dibayangkan bagaimana sulitnya menggunakan motor seperti ini di jalan biasa. Karena crowded dan macet di jalan sangat menyiksa, apalagi dengan bobot dan ukuran yang besar. Pemerintah seharusnya mengerti dan cepat tanggap,
  5. “Kalau kita bisa masuk tol itu akan mengurangi kecelakaan. Kami imbau kepada pemerintah, ayo dukung kami. Kami tidak akan ugal-ugalanan kalau kami diberi kenyamanan,”

Lalu kemudian ada pernyataan seperti ini juga diungkapkan :

  1. setidaknya masih terdapat 40 persen dari total pemilik sepeda motor besar belum memiliki surat-surat.
  2. Sudah sejak tahun 1999 ini dibicarakan, namun terkait dengan biaya yang cukup mahal, maka hal itu tidak dilakukan pemilik moge. Biaya untuk menyuratkan kendaraan ini bisa lebih dari harga belinya
  3. Siapa juga yang tidak menginginkan kendaraannya bersurat sehingga bisa ikut membayar pajak. Itu merupakan suatu kewajiban, namun biayanya saja yang mungkin bisa dikurangi.
  4. Pernah pada tahun 2007 lalu terkumpul sekitar 3.000 motor untuk disuratkan, dan kami meminta biayanya di angka Rp 40 juta saja, namun usulan itu tidak diterima,

Yah Ane sih cuma bisa bilang, Pertama : Kalau yang punya moge bilang bayar pajak alasannya, semua motor bahkan matic entry level pun bayar pajak lho, apa Matic entry level juga boleh masuk toll? . Malah dengan pernyataan 40% moge justru belum legal itu malah jadi pertanyaan buat semua lapisan masyarakat. jangan jangan bayar pajaknya engga, dapet fasilitasnya iya.

Kedua : Semua sudah tau kalau jalanan itu crowded, dan kemungkinan kecelakaan sangat banyak, tapi bukan berarti tidak bisa dihindari. Kembalikan ke diri sendiri. Kalau kata orang bijak sih mulailah disiplin dari hal kecil dari diri sendiri. Iya ga boss??? Kalau bicara malu, justru lebih malu kalau melanggar aturan atau bahkan tidak membayar pajak tho? kan katanya orang pintar bayar pajak.

Ketiga : Ga usah dibayangkan pun sudah bikin males membayangkannya dengan segenap bobot motor yang lebih serta panas mesin yang sampai ke ijib. tapi itu sebuah resiko juga dalam berkendara. Sedangkan kita tau jalanan toll di Jakarta sendiri sudah sering macet juga meski hanya diisi dengan roda 4. Bayangkan bagaimana jiga diisi dengan moge juga? Dimensi moge jenis Harley atau Honda Gold wing kan ga terlalu jauh beda sama dimensi mobil city car tho?

Keempat : dan inilah yang jujur bikin ane mau jawabnya ngakak, karena kalimat “kita tidak akan ugal ugalan kalau dikasih nyaman” ini membentuk opini bahwa selama ini memang pengendara moge selalu ugal ugalan dijalanan. Misalnya nih dikasih ijin masuk toll, tapi saat ke tujuan yang tidak ada akses toll berarti akan tetap ugal ugalan dong ya???

Kelima : Terkait plat nomor depan diganti dengan sticker, ini sih sama kasusnya sama mobil mewah yang punya alasan ga ada bracket bawaan pabrik. Dengan kreatifitas anak Indonesia pasti bisa bikin bracket buat plat nomor. Jangankan buat plat nomor, buat Box belakang yang punya bobot lebih besar saja bisa. Ya ga boss?

Nah terkait dengan pajak yang mahal mungkin Pemerintah memang memaksakan pajak barang mewah ini menjadi tinggi. Salah satunya adalah menjaga ke”ISTIMEWAAN” para pemilik barang mewah tersebut. Karena Moge punya prestiges tersendiri wajar kalau Pemerintah menginginkan hal seperti itu. Hanya saja mungkin nilainya tidak masuk akal. Terlebih buat orang yang cuma sanggup beli motor entry level. Atau mungkin mau dihilangkan saja ke”ISTIMEWAAN”nya? Yah sudahlah, ane masih ga habis pikir, dan peraturan memang sudah tertuliskan begitu kenapa tidak dituruti saja. Kira kira gimana menurut ente semua sob?????

Yang ini juga menarik :

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di moge, motor, prosedur, STNK dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

11 Balasan ke Dilema Tuntutan Moge Masuk Jalan Toll…..

  1. cadoxs berkata:

    Yg saya bingung dibilang bayar pajak itu alokasinya apa buat tol juga ya pajaknya,tol bukannya dikelola subuah perusahaan ya?😁

    Suka

  2. arh thea berkata:

    petralite nyimak.. 🙂

    Suka

  3. Kobayogas berkata:

    urang mah miluan weh ah
    —————–

    Suka

  4. warungasep berkata:

    Vario butut sya juga mau dong masuk jalan TIL.. 😀

    😀 http://warungasep.net/tag/lucu

    Suka

  5. mottobiker berkata:

    Pernyataan tentang ga ugal2an di jalan tol bagi pemilik moge suatu hal yg mungkin mustahil utk ga dilakukan 100%.. Dgn jln tol yg dominasinya lurus doang apa iya ngga ada hasrat utk tes topspeed? Itu kan jg trmasuk ugal2an.. Secara di luar negeri pun utk tes topspeed di jalan raya ya di jalan tol

    Suka

  6. Mas Sayur berkata:

    Poin ke 4 itu.., hehehe..
    Ah..sudahlah..sudah pada tau.. 😉

    Suka

  7. sigit_shandi berkata:

    tapi emang bener sih,om.setahu saya cuma di indonesia motor gk boleh lewat jalan tol.

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.