Beda Kan Macet Di Jerman Sama Indonesia?

mobil-dinas-pelat-merah-madura-ini-nekat-lawan-arus-kala-macet-.jpg

Salah satu contoh pengendara yang tidak tertib. Jangan dicontoh ya sob…

Macantua.com – Kemacetan di jalanan Indonesia memang sekarang susah untuk dihindari. Pertumbuhan jumlah kendaraan baik roda 2 dan roda 4 seolah tidak terkendali mengakibatkan panjang jalan dan volume jalan tidak seimbang dengan jumlah kendaraan yang melintas. Belum lagi ditambah dengan perilaku pengendaranya yang “doyan” nyempil bikin jalanan semakin macet. Bahkan ambulance di belakang sudah menyalakan sirine dan strobo masih juga ga mau minggir!

image

Berbeda di Indonesia yang kemacetan selalu dilengkapi dengan keruwetan, ane baca sebuah postingan yang gambarnya ane tempel di atas. Dimana saat kemacetan terjadi, pengendara mobil akan mengisi sisi terluar dari jalur yang digunakannya, bahkan kita lihat pada kanan gambar mobil berbaris di sisi kanan jalan. Ternyata perilaku ini memiliki maksud dan tujuan tertentu. Dari keterangan pada postingan tersebut hal ini dilakukan agar apabila ada ambulance atau mobil yang punya kepentingan “emergensi” lainnya dapat melintas tanpa terhalangi. Sungguh luar biasa kan?

Kapan ya lalu lintas Indonesia bisa setertib itu? Andai saja setiap pengendara punya “tata krama” yang sama dengan gambar kemacetan di Jerman di atas, ane yakin, meski jumlah kendaraan banyak kemacetan pasti akan dengan mudah diurai oleh para Polantas. Yah minimal kendaraan yang “urgent” statusnya tetap bisa melintas tanpa terhalangi.

Last, semuanya kembali ke kita masing masing. Mau berubah? Mulai dari hal kecil dan dari diri sendiri. Ciao….

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di berbagi, iseng, mobil, motor dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

45 Balasan ke Beda Kan Macet Di Jerman Sama Indonesia?

  1. goozir berkata:

    angel nek perilaku di indonesia harus seperti itu
    nih beda aerox ama GT 125 berdasar bocoran spek dan fitur
    http://goozir.com/2016/01/perbedaan-yamaha-aerox-125-dengan-gt-125-eagle-eye.html

    Suka

  2. Kobayogas berkata:

    edan panjang pisan

    Suka

  3. gilaroda2 berkata:

    Itu klo dimari udah main srobot lewat tengah… πŸ™‚
    Kembali ke SDMnya…. beda jauh…

    Suka

  4. RevvingRuby berkata:

    sebenernya bukan soal aturan tertulis, tapi kesadaran, sudahkan agan minggir ketika dibelakang ada sirine ambulan? ngoahahahahaha πŸ˜€

    Ganti striping doang Harga Naik?
    https://revvingruby.wordpress.com/2016/01/14/ganti-striping-doang-harga-naik/

    Suka

  5. Rideralam berkata:

    Bisa tapi sangat butuh kemauan dan kerendah-hatian pemerintah saat ini. Caranya, mulai dari sekolah TK dan SD. Ajari anak-anak itu cara antri, ya cukup dengan antri sampai semuanya bisa atas kemauan sendiri. Kalau sudah bisa dan memahami makna antri, di jalanpun akan tertib

    Suka

  6. Ferboes berkata:

    Gila….. Bisa tertib begitu. Kesadaran masyarakatnya patut ditiru.

    Suka

  7. COCODOT berkata:

    Indonesia moal bisa kawas kitu cuma mimpi wungkul

    Suka

  8. orang awam berkata:

    harus mulai ditanamkan sejak usia dini, lewat pendidikan di sekolah misalnya. lha di negara kita sekolah cuma fokus ke materi pelajaran doang sih, moral nomor sekian

    Suka

  9. bdt berkata:

    spt photo di tas, ngak tau generasi kapan dari cucu kita ?

    Suka

  10. bdt berkata:

    ngak usah jauh-jauh ke jerman, sama malay aja kita ngak ada-ap-apanya kalu maslah displin

    Suka

  11. vyzex berkata:

    Kalo kayak gitu di indonesia dah dilewati rombongan harley tuh.

    Suka

  12. sektakndelok berkata:

    di indo msh menerapkan hukum sebab akibat(asal gue senang&happy,yg lain gak ngurus,,gue pnya duit elu untung gue untung=sama2 untung).
    **sentil yg merasa

    Suka

  13. Syahril berkata:

    Setiap ada posting yg membandingkan Indonesia sama negara lain pasti kata2 akhirnya “kapan ya Indonesia…” Well, mnrt sy kata2 itu gk berguna…cuma mengindikasikan khayalan dan angan2. Coba kata2nya ganti dengan, dlm kasus ini… “mau gk ya Kita tertib dan rapi saat macet kyk di German” ya meskipun cuma kata2 tp sy pikir pemilihan kata2 kyk gitu ada dampaknya… #peace πŸ™‚

    Suka

  14. dimensiontripper berkata:

    mental negara terbelakang sma negara maju…
    kapan indonesia jadi negara maju klo masih bermental terbelakang? ngoahahahaha

    Suka

  15. lexyleksono berkata:

    Kalau di Indonesia ada celah dikit langsung masuk.. malah ada yg pakai sirene & lampu kelap-kelip padahal bukan yg berhak.

    Suka

  16. Fa74 berkata:

    Wow.. padahal panjang juga macetnya.

    Suka

  17. Fa74 berkata:

    Wow.. padahal panjang juga macetnya.

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.