Anak Hilang Itu Bernama P200NS

image

Macantua.com – Beginilah nasib sebuah motor yang sebenarnya sangat berpotensi “laku” di penjualan roda 2 Indonesia saat salah asuhan. Kalau dianalogikan bak anak hilang yang tak jelas siapa orang tuanya. Sampai bingung harus menetap dan bernaung dimana. Anak itu bernama P200NS.

Berawal dari masuknya pabrikan Bajaj meramaikan dunia permotoran di Indonesia. Pulsar sebagai nama besar produknya mampu melakukan. Penetrasi baik di pasaran. Penjualan terbilang lumayan hingga ramai nya club club pengguna bermunculan. Tapi sayang perkembangan baik ini tidak diiringi oleh kebijakan pabrikan. Dengan alasan biaya operasional yang “tidak nutup” akhirnya Bajaj pun hengkang dari Indonesia. Padahal saat itu rumor munculnya motor keren tanpa kesan India justru berkesan Eropa akan launching dan di bawa ke Indonesia. Harapan pun pupus berganti kekecewaan para usernya.

Selang beberapa waktu, kabar baik pun kembali terdengar bahwa “anak baru” bernuansa Eropa ini tetap akan diboyong masuk. Hanya saja mau tidak mau diadopsi oleh Kawasaki. Tapi, namanya orangtua, pasyi akan lebih fokus pada anaknya. Terlebih anak kesayangannya Ninja 250FI. Penjualan P200NS pun seolah banya sebagai penggembira. Jangankan untuk menjual P200NS secara serius, menjual RR Mono dan Z250SL saja mereka sulit. Fokus tetap pada Ninja 250 FI. Sampai akhirnya kini rumor pisah dari Kawasaki kembali mendera P200NS. Lengkap sudah, sebuah motor berpotensi saat “salah asuh” justru menjadi blunder. Harga pun dibanting habis habisan ke angka 15 jutaan. Seolah teknologi dan pengembangan pun tak berharga.

Last, namanya buat anak jangan coba coba kata iklan juga. Kalau kira kira ga sanggup buat ngurus dan menjamin keberlangsungan hidupnya, lebih baik jangan memaksakan daripada nanti jadi “anak hilang”. Ya begitu juga dengan produk, kalau ga jelas mau dijual dimana, cari sparepart dimana, servis resmi dimana, mending jangan dilaunching deh, dari pada nama besar pabrikan jadi taruhannya. Seperti kasus Pulsar yang sudah kesekian kalinya…. Ciao….

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di Bajaj, motor, opini pribadi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

31 Balasan ke Anak Hilang Itu Bernama P200NS

  1. deady berkata:

    Kasian yah bro, dulu saya pernah 3 tahun kerja di Maen dealer bajaj area jakarta, sampai2 saya keluar kerja, jadi curhat deh om 😊

    Suka

  2. yht2506 berkata:

    Kalau saja bajaj mau bersabar sampai p200ns diluncurkan mrk mungkin akan merasakan manisnya usaha keras mrk…. Tp sayang ternyata org india kurang keras anunya….usahanya

    Suka

  3. ardiantoyugo berkata:

    apa saya bilang… mending jangan beli pulsar…

    Tips memperbaiki headlamp yang bocor: http://wp.me/p1eQhG-1vD

    Suka

  4. Supra 2002 ku Awet Rajet berkata:

    Awal kluar ni motor emang menggoda iman. Namun seiring waktu berjalan baca diforum ternyata bengkel pinggir jalan masih banyak yg ga ngerti ni motor. Di bdg Kl gak salah cm 1 bengkel pinggir jln yg jd rujukan klub kaskus. Sialnya banyak part fast moving vital yg ga bs substitusi sama mopang. Ckckckckk…

    Suka

  5. COCODOT berkata:

    Carita nu pikasediheun ey, jadi miluan aral. Bisalah di jieun sinetron mang

    Suka

  6. core aitri berkata:

    di luar sono disanding sandingin sams KTM Nduk 200 loh

    Suka

  7. COCODOT berkata:

    Mudah2an tvs apache RTR200 tidak mengalami kesedihan yg serupa. Soalna loba orang awam sapertos abdi numilih merk motor dibanding ningal spek motor

    Suka

  8. Datuk Toman berkata:

    Padhal jooozzz loh… #bobotnya…

    Suka

  9. W15NU berkata:

    lek jare wong jowo ,,kui motor bejad,,

    kekekek

    Suka

  10. doremi berkata:

    padahal dulu naksir banget ama ni motor gak kek motor indihe2 lain
    namun apadaya…… ga usah ditulis lah alesannya

    Suka

  11. komentarinblog berkata:

    bagus ya padahl harusnya secara body

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.