Pesan Supir Truck Untuk Para Bikers

Tata cara menyalip truk

Macantua.com – Ada benarnya tulisan di atas. Dimana truck memang kerap berjalan lambat saat mengangkut beban muatan. Maks kecepatan pun dibatasi hanya 60kmph. Itu pun kalau bisa mencapai kecepatan segitu. Rata rata kecepatan truk terlebih saat melewati jalan menanjak hanya 15-40kmph. Tapi disaat menahan kesabaran tiba tiba motor malah menggeber geber saat menyalip. Mungkin ini yang membuat supir truk kesal.

Ya secara logika dan sopan santun berkendara, dengan sedikit mengintip dan menyalakan lampu sign plus beberapa klakson atau lampu hi beam Sudah bisa membuat supir truck mawas diri. Dengan manuver truck yang ga bisa seekstrim kendaraan kendaraan kecil memang kita mesti lebih memberikan kesempatan. Ditambah lagi dengan muatan berat, bila truck terlalu ke pinggir bisa berkemungkinan malah terguling. Bila terlalu ke kanan malah bisa mengambil jalur milik orang lain.

Last, memang intinya saling menghargai sesama pengguna jalan. Jangan sampai kekesalahan secuil dan karena ketidak sabaran sesaat justru malah berakibat celaka. Ingat, rem truck itu cuma tromol alias brake drum lho… Ga bisa dengan mudah ngerem dan bermanuver. Lebih sabar saja saat ingin mendahului truck… Sayangi nyawamu… <

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di berbagi, motor, truck, truk dan tag , , , , . Tandai permalink.

18 Balasan ke Pesan Supir Truck Untuk Para Bikers

  1. COCODOT berkata:

    Muhun bang ok

    Suka

  2. fa74 berkata:

    Yg naek motor ga waras kali.

    Suka

  3. Keong berkata:

    pengalaman pribadi sih. Biasanya sebelum nyalip truk, bw agak keluar, liat ke spion pengemudinya, kalo pengemudinya melihat ke kita, br nyalip, kemudian beri klakson sekali tanda mau lewat. Biasanya pengemudi truknya jg akan mengalah dikit beri jalan… saling respek dijalan… 🙂

    Suka

  4. 2wheel lover berkata:

    Giliran ka giles supir truk yg d salahin,,,
    Kasihan,emang brp sich gaji mereka,blum ank istrinya nunggu d rumah…
    saling respect aja d jln….
    #keep_safety

    Suka

  5. yasin berkata:

    Kalo dipikir” Bener juga ya, harga “motornya” lebih mahal trucknya hahaha

    Suka

  6. Iseng komen berkata:

    Sejak kapan binja jadi motor gede? ?

    Suka

  7. Wicked Sloth berkata:

    Ya inilah watak penduduk negara berkembang, baru naik motor 250cc 2 silinder aja banyak gaya (caper sana-sini) udah kayak naik motor 1000cc. Malu brooo!Berkacalah dari negara maju brooo! Motor 1000cc udah makanan sehari-hari digeber di tol, gayanya juga nggak sebangsat anak sini.

    Btw jangan pada takut lu ama anak songong naek 250cc, kebanyakan otaknya kosong, beli motornya juga maksa… Ini dari pengamatan ane, ane juga naek 250cc soalnya, tapi ane anti komunitas bajingan yang suka berlagak di jalan, cuiiih…

    Suka

  8. andhi2010 berkata:

    Kebanyakan yg rombongan atau klub memang sak enake dewe.
    Sok gaya!!!
    Pa lagi tahun baru kemarin, masih ada yg pakai sirine ambulan/polisi, GOBBLOG kok dipelihara ya.

    Suka

  9. rudolf salahuddin simanjuntak berkata:

    Hh hh
    Sekedar berbagi mang,mas,cak,bang,om,brother.
    Saya mantan anggota club motor tp sdh resign, karena saya merasa club hanya sebagai wadah untuk menampung arogansi berkendara, eksistensi sok prioritas di jalan, dan kadang sering berlebihan klo lagi touring serasa donatur pajak terbesar, kyk jln punya moyang ny, haram untuk disalip, dan makin kesini club cm diisi anak2 alay yg haus pengakuan, club bukan lg tempat yg mewadahi sisi esensial berkendara roda 2 yg menyenangkan, efisien, dan humanis..
    Maka ny saya lbh mamilih jd biker independen yg inshaalloh berusaha bersikap santun & saling respect klo lg riding.
    Kurang lebih mohon maaf.!
    Salam biker independen sumatera

    Suka

Tinggalkan Balasan ke Iseng komen Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.