Sunmori or Sunmorace? R.I.P

sunday morning ride

Macantua.com – Sunday Morning Ride alias Sunmori yang boleh dibilang ajang “jalan jalan” di minggu pagi dengan motor kesayangan hanya sekedar cari sarapan atau menikmati udara pagi. Tempat tujuan bisa ke lokasi kumpul, tukang jualan makanan yang punya tempat parkir “strategis” buat ngeceng, atau tempat tempat yang punya pemandangan indah. Tak ayal kalau jalur Bandung-Lembang-Ciater-Jalan Cagak jadi salah satu target untuk Sunmori. karena semua aspek yang ane sebutin tadi ada dijalur itu.

Tapi itu dulu, sebelum kabar aksi warga yang sudah geram dengan aksi Sunday Morning Ride yang beberapa waktu terakhir justru jadi ajang ugal ugalan di jalur tersebut menyeruak. Aksi warga ini dimulai akibat banyaknya kecelakaan yang terjadi setiap week end di jalur yang semestinya jadi tempat menikmati udara pagi ini. ga cuma kecelakaan biasa, bahkan korban meninggal dunia pun kerap terjadi salah satunya mungkin warga sekitar. Wajar aja kalau warga sampai ngambek, wilayahnya diganggu pasti bakal “ngambek”.

Ada curhatan seorang rekan penunggang CB di group :

“Mungkin warga grup sini ada yg suka sunmori atau kepanjangannya sunday morning ride, atau ada warga kota Bandung dan sekitarnya yg sering sunmori setiap minggu pagi ke Lembang. Saya buat postingan ini untuk mengucapkan selamat tinggal sunmori Lembang, kenapa ? Minggu kemarin merupakan minggu yg sangat chaos untuk yg sering ke Lembang setiap minggu pagi, berawal dari seringnya kecelakaan saat sunmori yg memakan korban tewas bahkan korbannya pun warga sana, warga mengamuk, melakukan sweeping, juga mendatangi warung warung sekitar sampai membawa balok, linggis, dan sajam, warga tersebut mengamuk karena rekan atau saudara mereka turut menjadi korban akibat ulah pengendara motor yg ugal ugalan. Saya sendiri sudah tidak naik ke Lembang terhitung per Oktober 2016, karena saya sudah merasa tidak nyaman, ditambah mulai ada kejadian kecelakaan yg mengakibatkan korban tewas, hingga minggu-minggu berikutnya ada lagi kecelakaan sampai memakan korban jiwa. Penyebab kecelakaan itu satu, ugal ugalan. Seringnya pengendara yg ugal ugalan membuat kecelakaan disana terjadi, eksistensi agar dibilang gaul, keren, hebat memaksa untuk ugal ugalan. Saya berpesan kalau mau keliatan jago, hebat, mau ngasah skill jangan di jalan raya, di sirkuit aja. Mohon maaf kalo ada yg merasa tersinggung dengan perkataan di postingan saya ini. Jika ada yg ingin ditanggapi atau ditambah atau ada pertanyaan, silakan isi di kolom komentar.”

Ugal ugalan jadi kata kuncinya. Sunday morning ride berubah jadi (maaf) ajang show off. Show off bisa kencang, show off bisa miring miring, show off melawan arus. Ga cuma yang muda, yang sudah beranak pun sama saja. Hanya untuk sebuah gengsi. Ane sih ga munafik, memang jalur ini jadi jalur favorit jaman dulu buat riding. Jalan halus penuh tikungan menantang memang bisa melatih reflek berkendara. Tapi ya memang jalurnya jalur umum bukan sirkuit dan jalur ini semakin padat seiring dengan bertumbuhnya jumlah kendaraan dan menjamurnya objek wisata di daerah tersebut.

Last, kita ambil hikmahnya saja dari aksi warga kemarin. Sebagai sarana buat kita bercermin. apakah kita selama riding di jalan umum cenderung membahayakan orang lain? Apakah kita selama ini jadi pengganggu ketertiban lalu lintas di wilayah tersebut? Atau bahkan kita jadi penyebab hilangnya nyawa salah satu warga di sana? Semoga jadi pelajaran buat semua… CIAO….

<

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di berbagi, motor, safety, Uncategorized dan tag , , , , , , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Sunmori or Sunmorace? R.I.P

  1. eiscell berkata:

    hadehhh begitulah klo gk ada koordinasi..

    semrawut khn jadinya….

    ada pengen bejek gas npahin adrealin tampa liat sekitar

    Samsung galaxy J1 mini via @bukalapak https://www.bukalapak.com/p/handphone/hp-smartphone/1fo96d-jual-samsung-galaxy-j1-mini?utm_source=apps

    Suka

  2. armandx3m berkata:

    owh, ajang para Weekend Warrior itu ya?

    Suka

  3. Jay berkata:

    Saya sendiri sebagai pengguna jalur ini. Kabetulan rumah saya di Wanayasa (dekat dengan jalan cagak) dan kuliah saya di Bandung. Jujur aja, kl ada keperluan ke bandung atau pun sebaliknya di minggu pagi, saya suka urungkan niat untuk pergi. Ngeri bgt lewat jalur itu minggu pagi. Dan benar yg diceritain macantua.com. Mereka ga segan2 untuk miring2in motornya di jalan raya dalam kecepatan tinggi. Bagi pengalaman aja ini. Siapa tau ada yg pernah ngalamin juga

    Suka

  4. Mang Atse berkata:

    Jalan lembang mah kalo mau aman dari rider2 kampungan kudu di bere polisi tidur sing rea mang. Wakakaka

    Suka

  5. Iseng komen berkata:

    Jangankan di lembang om, di alam sutra serpong sering jatoh…
    Kalo di ingetin seakan2 motor gw suka2 gw, marah kalo d bilang arogan….
    Padahal motor masi di beliin sama orang tuanya, ini kasusnya sama aja kaya kasus orang tua beliin sepedamotor k anak yg masi bocah….

    Suka

  6. wargaseskoaulembang berkata:

    penegakan hukum lemah… klo matic resing korneling dianggap ecek2 sama aparat , malas nilangnya juga, fyi dari bulan puasa kemarin sampe detik ini jan2017 tidak ada razia sekali pun. berawal dri kenalpot rombeng, sampe balapan jadi ajang aktuliasasi diri abg, orangtua tinggal dp 300rb metik pun ditangan, nilep 500rb uang spp jadi metik road race dadakan. #potretbangsa

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.