Razia Pengguna Rotator / Strobo dan Sirine, Sepertinya Seru Nih

Macantua.com – Strobo alias rotator dan sirine memang sedang hits buat jadi salah satu pernak pernik modifikasi yang banyak diimplementasi sama pengguna motor dan mobil. Terlebih mereka yang ikut club mobil atau motor. Alasannya pun berbeda beda, mulai digunakan sebagai RC alias road captain saat touring atau bahkan digunakan untuk memecah kemacetan saat touring atau konvoi dilakukan. Tapi taukah kamu kalau strobo atau rotator yang biasanya dipasang itu ga bisa dipasang disembarang kendaraan, terlebih mobil dan motor pribadi? Bagaimana kalau penggunaan rotator ini dirazia? Seru nih kayanya. Karena kini penggunaannya sering disalahgunakan.

Tau ga sih kamu sob kalau rotator/ strobo dan sirine itu punya fungsi dan kegunaan berbeda beda lho. Ada 3 warna rotator yang biasa dikenal dan digunakan, yakni : Merah, Biru dan Kuning. Penggunaan lampu isyarat / rotator warna biru dan sirene digunakan untuk mobil petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia. Warna ini nih yang sering disalahgunakan sebagai sembako modif anak club. Dan yang kedua adalah lampu isyarat warna merah dan sirene di gunakan untuk mobil tahanan, pengawalan TNI, Pemadam Kebakaran, Ambulan, Palang Merah, dan Jenazah. Warna merah jadi warna yang juga jadi pilihan modifikasi. Biasanya sih dikombinasikan dengan warna biru. Sedangkan lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan dan angkutan barang khusus.

Kalau menilik undang undang yang mengatur persyaratan, prosedur dan tata cara pemasangan lampu isyarat dan sirene memang ga sedikit sob. Di sana diatur jelas siapa benar benar berhak lengkap dengan hak dan syarat pemasangannya. Namun ane sedikit angkat isi pasal 59 UU no 22 2009.

Pasal 59 UU NO.22 TAHUN 2009

(1) Untuk kepentingan tertentu, Kendaraan Bermotor dapat dilengkapi dengan lampu isyarat dan/atau sirene.
(2) Lampu isyarat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas warna:
a. merah;
b. biru; dan
c. kuning.
(3) Lampu isyarat warna merah atau biru sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf a dan huruf b serta sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berfungsi sebagai tanda Kendaraan Bermotor yang memiliki hak utama.
(4) Lampu isyarat warna kuning sebagaimana dimaksud pada ayat (2) huruf c berfungsi sebagai tanda peringatan kepada Pengguna Jalan lain.
(5) Penggunaan lampu isyarat dan sirene sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) sebagai berikut:
a. lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;
b. lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, rescue, dan jenazah; dan
c. lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk Kendaraan Bermotor patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.

 

KETENTUAN PIDANA

Pasal 287 ayat (4) : Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang melanggar ketentuan mengenai penggunaan atau hak utama bagi Kendaraan Bermotor yang menggunakan alat peringatan dengan bunyi dan sinar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, Pasal 106 ayat (4) huruf f, atau Pasal 134 dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Dari penjelasan pasal di atas sudah jelas kalau yang berhak hanya beberapa instansi saja. Kalau pun untuk sipil yang bisa digunakan hanya warna kuning. Dan warna ini hanya digunakan untuk kendaraan yang disebutkan di atas. Lalu bagaimana dengan mobil atau motor pribadi yang masih menggunakannya? Sudaj selayaknya dirazia dan disanksi sesuai dengan aturan yang berlaku yakni sanksi tahanan selama maksimal 1bulan atau denda Rp.250.000. sok tinggal pilih penjara atau 250 rebu.

 

Namun, maaf maaf kata nih, masih banyak razia yang hanya menanyakan terkait kelengkapan surat surat saja tanpa memperhatikan penambahan aksesories yang melanggar aturan seperti penggunaan Strobo / rotator dan sirine ini. Ane yakin kalau hal ini dijadikan salah satu target razia yakin pasti banyak yang terjerat atau ditilang. Dan mayoritas yang akan kena adalah anggota club motor atau club mobil.

 

Last, kira kira setuju ga nih kalau pak polisi merazia penggunaan strobo / rotator dan sirine di kendaraan sipil? Ane Setuju. Biar berkurang yang ”ngimpi” atau ”acting” jadi aparat saat di jalan hanya untuk bisa lebih cepat di tengah keramaian jalanan. Mosok anak club ngemis jalan? Xixixi… Ciao

 
<

Tentang macantua.com

simply me..... untuk pemasangan iklan dan contact : Email @ raza.rajendra@gmail.com BBM @ 54A0B190 WA Twitter @raza_rajendra Line@ : @macantua
Pos ini dipublikasikan di berbagi, mobil, motor, opini pribadi, razia dan tag , , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Razia Pengguna Rotator / Strobo dan Sirine, Sepertinya Seru Nih

  1. furqon berkata:

    setujuh lah

    Suka

  2. amlbuton berkata:

    Setuju banget
    Di jalan banyak banget biker alay pake sirine plus magic kom melintas trus ngerasa udah seperti penguasa jalan
    Tangkap semua pak polisi

    Suka

  3. Riski Miranto berkata:

    bagus juga. Biar ngga ada yang merasa raja di jalan

    Suka

  4. Ari berkata:

    Warna hijau boleh dong…

    Suka

  5. adit berkata:

    dendanya sepertinnya kurang gede

    Suka

  6. Hr15de berkata:

    Bukti nyata bahwa anak klub otomotif adalah pengendara dengan nyali paling kecil. Masa cewek aja berani riding keliling Sumatera sendiri (ada kisah nyata ini), ini ke bogor doang sok jadi petugas..

    Suka

Monggo Dilanjut Ngobrolnya.......

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.